Sabtu, 03 April 2010

RAMBUT SEHAT INDAH DAN BERCAHAYA


Hampir setiap wanita, mendambakan rambut indah sehat, dan berkilau. Karena rambut ibarat mehkota yang menentukan kecantikannya rambut yang tergerai indah akan membuat sang pemilik bangga. Itulah mengapa wanita sangat suka memanjakan rambutnya. Ke salon pun rela, walau mahal sekalipun, demi sebuah prestise rammbut indah berseri.

Sebagai istri, kita lebih berhak untuk memanjakan rambut kita agar lebih indah dan sehat. Rambut indah dan sehat akan membuat suami kian bahagia. Selain juga berpahala.

Apa itu rambut indah?
Yaitu rambut yang sehat dan bercahaya. Rambut sehat bukan berarti rambut hitam, lurus, dan panjang, seperti yang umumnya diceritakan iklan shampoo. Tapi rambut yang punya akar kuat dan bercahaya.

Pada dasarnya setiap orang dianugerahi rambut bercahaya, sebab pada setiap akar rambut mterdapat lemak yang membuat helai-helai rambut tampak, mengkilat bercahaya. Namun, faktor lingkungan, termasuk perlakuan pada bagian atas kepala kita, membuat rambut sering kali kehilangan lemak tersebut. Akibatnya, pertumbunan rambut pun tidak sehat. Rambut menjadi kering atau rusak. Rambut ibarat tanaman. Dia harus dipelihara dan dipupuk agar tumbuh subur. Namun tidak menganggu pertumbuhan rambut itu sendiri.

Pemeliharaan rambut, seharusnya tidak rumit, cukup dengan dicuci bersih diberi pelembab, dan sering mengonsumsi makanan bergizi. Seberapa banyak rambut harus dicuci?
Disesuaikan dengan aktivitas masing-masing individu. Jika memiliki aktivitas yang tinggi di luar ruang, perawatan yang diperlukan juga harus lebih intensif. Namun, intensif tidak berarti berlebihan sampai memakai obat-obatan.

Sejak zaman dahulu

Perawatan rambut itu sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Dulu, orang memakai merang, lidah buaya, dan bahan-bahan alami lain untuk merawat rambut. Dan, relative tidak ada masalah dengan rambutnya.

Merang bakar mempunyai sifat alkali atau basa. Sedangkan rambut bersifat asam. Ketika keduanya bertemu, terbentuklah busa. Namun setelah dicuci, rambut menjadi kering. Untuk mmembuat rambut tampak bercahaya dan lembab, dipakailah minyak kelapa. Sekarang, sering memakai cara yang sama untuk merawat rambut. Hanya saja mereka sudah lebih dimudahkan dengan adanya sampo dan kondisioner.

Fungsi kondisioner adalah melembutkan kutikula rambut karena umumnya mengandung pelembab yang akan membantu rambut kering dan rusak agar tetap elastis. Dengan membuat rambut semakin halus, kondisioner memperkecil risiko gesekan rambut pada saat penyisiran atau penataan rambut sehingga menjaga kutikula dan korteks secara utuh, rambut pun tidak gambpang rontok.

Pemakaian sampo dan kondisioner, tidak disarankan bersamaan. Walaupun mungkin menghemat waktu terutama bagi orang yang sibuk, tetapi ia tidak akan meberikan menfaat yang maksimal. Mulailah dari sampo dulu kemudian dibilas dan dikeringkan, baru dilanjutkan kondisioner. Pemakaian sampo dan kondisioner berbeda. Sampo dari kulit dan akar rambut kemudian ke ujung rambut, sedangkan kondisioner sebaliknya, dari ujung rambut kearah akar rambut.

Selain sampo dan kondisioner, perawatan rambut juga harus diiringi dengan konsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E dan selenium. Biasanya ada pada sayuran dan buah-buahan. Penambahan vitamin dengan pemakaian diluar tubuh tidak memberikan hasil yang nyata.

Rambut rontok dan ketombe

Selain kuku dan gigi, rambut merupakan bagian tubuh yang pertumbuhannya sangan cepat. Setiap orang memiliki lebih kurang 100.000 helai rambut di kepalanya. Setiap helai tumbuh dalam waktu sekitar dua hingga enam tahun. Namun, sesuatu yang tumbuhnya cepat, juga cepat mengalami perubahan,m jika terjadi goncangan atau mengalami sesuatu.

Contoh rambut perempuan yang melahirkan. Ketika dia melahirkan, seluruh energi di tubuhnya dipusatkan pada proses melahirkan. Akibatnya, distribusi makanan ke rambut sempit terhenti untuk beberapa saat. Akhirnya, akar rambut kekurangan makanan dan terhenti proses pertumbuhannya. Tidak lama kemudian, rambut pun rontok.

Hal sama terjadi pada orang-orang yang mengalami stress, penyakit berat, diradiasi, dan sebagainya. Namun, jika jumlah rambut rontok hanya 50-100 helai setiap hari, masih bisa dikatakan normal. Orang yang mengalaminya tidak perlu khawatir karena jika ada rambut rontok, rambut baru akan tumbuh kembali sebab akar rambut mesih ada.

Mengenai rambut berketombe, bukan berarti ’dunia runtuh’ ketika mengalaminya, seperti dalam ikatan sampo antiketombe. Sebenarnya, hanya dengan menggosokkan tanah liat, ketombe pun akan hilang. Ketombe itu disebabkan oleh bakteri yang membuat lemak rambut menumpuk di kulit kepala. Jika kebersihan kulit kepala bisa dijaga dengan baik, maka ketombe akan hilang dengan sendirinya.

Orang yang produksi lemaknya berlebih biasanya rambutnya akan berketombe. Produksi lemak berlebih bisa dilihat pada kulit wajah. Jika di daerah sekitar hidung tampak mengkilat, berarti dia mempunyai resiko berketombe karena kulit wajah dan kulit kepala menyatu.

Orang yang kulitnya berminyak sebaiknya menghindari makanan berlemak atau yang berkalori tinggi. Makanan seperti ini merangsang produksi lemak berlebihan. Ingat, kesehatan rambut sangat tergantung dengan makanan yang dikonsumsi.

Mengingat rambut sangat tergantung pada makanan yang dikonsumsi, maka dari rambut akan terlihat makanan yang dikonsumsi sudah bergizi atau belum. Bisa terlihat pada anak-anak. Mereka yang kurang gizi biasanya memiliki rambut berwarna kuning dan tipis. Sedangkan anak yang kecukupan gizi biasanya memiliki rambut banyak dan setiap helainya tebal. Nah, mudah bukan mengurus rambut? Ummi/juli2004


0 comments:

Posting Komentar

Bunda Dan Ananda © 2008 Template by:
bunda dan ananda