
Kecerdasan seseorang ditentukan faktor genetic (keturunan) dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan misalnya stimulasi, gizi, dan pola asuh. Jadi tidak ada satu faktor yang mutlak berperan. Memang benar pandapat yang mengatakan bahwa bayi yang diberikan ASI lebih baik daya tahan tubuhnya, kecerdasan (IQ) lebih tinggi maupun kesehatannya secara umum disebandingkan dengan bayi yang tidak diberikan ASI.
Meskipun demikian peran faktor genetic tak dapat diabaikan. Sebagai contoh anak A mempunyai genetic IQ katakanlah 125. jadi dengan pola asuh yang baik, gizi yang baik dan sebagainya, maka dapat dicapai IQ maksimal 125.
sebaliknya anak B potensi IQ-nya 150, tetapi tidak mendapat ASI danpola asuh yang baik, termasuk stimulasi yang cukup mungkin IQ-nya bisa sampai katakanlah 140.
Dari sini kita tidak dapat mengambil kesimpulan bahwa non ASI lebih baik untuk otak hanya nilai IQ B lebih tinggi dari A. Karena “modal dasar” yaitu potensi genetic mereka berbeda. Begitu juga seseorang anak yang diberi ASI tapi sering sakit, mungkin kebersihannya kurang atau tinggal dilingkungan yang tidak baik, misalnya bayak orang sakit. Sebaliknya anak yang tidak diberi ASI bisa saja jarang sakit karena mungkin lingkungannya dan pola asuhnya lebih sehat.
Entri Populer
-
Asma sudah dikenal sejak berabad-abad yang lalu. Namun hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling besar, menurut Dr....
-
Aktifitas tidak dibatasi oleh usia. Untuk mendukung kelangsungan aktivitas, maka daya tahan tubuh mutlak diperlikan. Seiring dengan perubaha...
-
Jika si kecil Anda dipuji orang karena gendut dan lucu, jangan bangga dan gembira. Anda justru harus waspada. Mengapa? ...
-
Disfungsi seksual bukan hanya momopoli pria. Wanita pun rentan mengalami hal yang sama dengan pria. Namun kebanyakan wanita enggan mengungka...
-
Mengapa para perokok susah menghentikan kebiasaannya? Benarkah itu merupakan bentuk kecanduan? Merokok telah menyebabkan sekitar 440 ribu wa...
KONSULTASI DOKTER ANAK
- dr. Hermansyah Irwan, SpA
- dr. Rusmala Deviani SpA
- dr. Fransiska S. Susanti, SpA
- dr. Maria Widhiastuti, SpB
- dr. M. Muchlis, SpA
- dr. Srimpi SpKJ
- dr. Rastra Rantos, Spa
- dr. Bobby Setiadi D, SpA
- dr. Jaya Ariheryanto,SpA
- dr. Rini Purwanti
- dr. Rouli Nababan SpA
Visitors
Sabtu, 10 April 2010
KECERDASAN DAN SUSU FORMULA
Labels:
Makanan Bayi dan Balita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Category
- Artikel (186)
- Tips Bunda (166)
- Artikel Keluarga (142)
- Psikologi Anak (79)
- Problematika keluarga (71)
- Artikel Kehamilan (66)
- Penyakit Anak (63)
- Tips Kecantikan (47)
- Seksologi (33)
- Makanan Bayi dan Balita (31)
- Obat Alternatif (22)
- Permainan Anak Balita (20)
- P3K Keluarga (18)
- Karier (11)
- Religi (9)
- Teknologi (6)
- Keuangan Keluarga (5)
- Hypnoparenting (2)
- Hypno-birthing (1)
About Me
- BUNDA DAN ANANDA
- Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
- ZUDHA SULFIYANA seorang ibu dengan satu orang putra yang mulai beranjak remaja. yang ingin berbagi ilmu dengan para pembaca. semoga berguna untuk semua. Amin

0 comments:
Posting Komentar