
Empeng (Pacifier) buat anak : baik atau buruk?
Keputusan utk memakai pacifier atau empeng terserah pada anda sbg orang tua. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. American Academy of Pediatrics (AAP) masih memberi lampu hijau bagi penggunaan empeng (pacifier) ini. Berikut adalah pro dan kontra penggunaan empeng pada anak:
Pro:
Kontra:
Bila memilih utk menggunakan empeng, ingatlah:
Bagaimanapun keputusan untuk memakai tidaknya tergantung pada anda dengan memperhatikan rambu2 diatas.
Demikian mudah2an bermanfaat
Sumber: ROOM FOR CHILDREN
Entri Populer
-
Janin dalam kandungan sudah bisa dirangsang semua aspek kecerdasan dan pancainderanya. Anak yang menerima stimulasi sejak dalam kandung...
-
KENALI GEJALA DIFTERI Mewabahnya penyakit difteri di Jawa Timur hingga ditetapkan sebagai KLB (kejadian luar biasa) sejak Jumat, 7 Oktober ...
-
KOMPOR SI RAMAH LINGKUNGAN Midea Induction Cooker 2100W sh2112-6 Kompor Induksi Midea sh2112-6 Definisi I nduksi Cooker adalah alat Dapur El...
KONSULTASI DOKTER ANAK
- dr. Hermansyah Irwan, SpA
- dr. Rusmala Deviani SpA
- dr. Fransiska S. Susanti, SpA
- dr. Maria Widhiastuti, SpB
- dr. M. Muchlis, SpA
- dr. Srimpi SpKJ
- dr. Rastra Rantos, Spa
- dr. Bobby Setiadi D, SpA
- dr. Jaya Ariheryanto,SpA
- dr. Rini Purwanti
- dr. Rouli Nababan SpA
Visitors
Sabtu, 16 April 2011
EMPENG 'PACIFIER'
Labels:
Artikel,
Artikel Keluarga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Category
- Artikel (186)
- Tips Bunda (166)
- Artikel Keluarga (142)
- Psikologi Anak (79)
- Problematika keluarga (71)
- Artikel Kehamilan (66)
- Penyakit Anak (63)
- Tips Kecantikan (47)
- Seksologi (33)
- Makanan Bayi dan Balita (31)
- Obat Alternatif (22)
- Permainan Anak Balita (20)
- P3K Keluarga (18)
- Karier (11)
- Religi (9)
- Teknologi (6)
- Keuangan Keluarga (5)
- Hypnoparenting (2)
- Hypno-birthing (1)
About Me
- BUNDA DAN ANANDA
- Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
- ZUDHA SULFIYANA seorang ibu dengan satu orang putra yang mulai beranjak remaja. yang ingin berbagi ilmu dengan para pembaca. semoga berguna untuk semua. Amin

0 comments:
Posting Komentar